Beberapa abad yang lalu mungkin tak terbayangkan oleh banyak orang pada masa itu tentang teknologi yang begitu akrab dengan kehidupan kita saat ini,Sebut saja zaman sekarang ini sebagai zaman informasi digital oleh karna Hidup kita saat ini tak lagi bisa lepas dari itu, semua dipermudah olehnya…

Bicara tentang informasi digital tentu saja tidak lepas dari yang namanya perangkat keras elektronik terutama teknologi komputasi/komputer… sebuah mesin yang mampu mengolah informasi menjadi sebuah “tools” atau yang dikenal dengan perangkat lunak.

Misalnya :

Dulu.. dulu sekali… Mesin ketik, tau mesin ketik? Itu lho sebuah mesin berisik digunakan oleh orang dulu untuk mengetik sebuah tulisan ,itu kan bentuknya Material sekali.. maksudnya ia benar benar berwujud sebuah benda, tapi dengan teknologi komputer kini Mesin ketik telah mengambil wujud lain yang sekarang ini dikenal dengan microsoft Word. pada I-pad mulai dari tombol ketik sampai kertas dan tintanya semua bisa disimulasikan dalam wujud virtual.. lainya seperti radio,VCD player, kalkulator,koran, dan masih banyak yang lainnya bisa disimulasikan sebagaimana penggunaan dalam wujud aslinya dan dalam satu perangkat yang disebut komputer,bahkan realita sekalipun (virtual reality)
 
Canggih bukan?? Dunia yang disimulasikan oleh komputer.
 
”Komputer adalah alat bikinan manusia yang paling canggih yang pernah ada di bumi hingga hari ini dan ia telah menjadi Otak ke-2(external-brain) manusia.”sampai sini,saya Tergelitik untuk berfikir,Dengan benda secanggih ini, mungkinkah ia pada suatu hari nanti,sebgaimana benda benda canggih terdahulu,juga bakal berakhir di tempat yang sama, tempat peristirahatan momental terakhir yang namanya “musium benda benda kuno”?? Karna dengan lajunya perkembangan teknologi setiap saat menuntut untuk mengupdate yang lama dan berganti yang baru dengan mutakhiran-nya.Sampai saya mendapat kabar dari jurnal resmi The Scripps Research Institute www.scripps.edu yang cukup mencengangkan,karna dikatakan bahwa Para ilmuwan di The Scripps Research Institute di California dan Technion Institute of Technology katanya telah mengembangkan sebuah “komputer” model baru yang agak diluar bayangan saya juga,itu adalah “komputer biologis” yang seluruhnya terbuat dari biomolekul yang mampu menguraikan gambar dienkripsi pada chip DNA.Meskipun DNA telah digunakan untuk enkripsi di masa lalu, mereka dikabarkan telah berhasil mendemonstrasikan secara eksperimental, cryptosystem molekul gambar berdasarkan komputasi DNA.

Jadi,Alih-alih Meraka menggunakan perangkat keras komputer tradisional sebagaiman yang biasa kita gunakan, sebuah kelompok yang dipimpin oleh Profesor Ehud Keinan dari Scripps Research dan Technion menciptakan sebuah sistem komputasi yang menggunakan bio-molekul. perangkat lunak yang cocok diaplikasikan pada komputer biologis, itu bisa mendekripsi, secara terpisah, gambar fluorescent dari The Scripps Research Institute dan logo Technion.

Bagaimana Bisa?

Sebagaimana Komputer yang kita kenal sehari-hari yang menggunakan kode biner (binary-code) untuk menyimpan dan mengolah informasi atau perhitungan. Data biner ini merupakan sistem angka berbasis dua, yaitu 0 dan 1. sedangkan pada DNA, (singkatan dari deoxyribose nucleic acid) dalam hal ini, menyimpan dan mengolah informasi genetika manusia Dalam sisitem 4 basis dari 4 basa dalam molekul molekul yang diberi kode huruf A, C, T, dan G. A merupakan inisial untuk adenine, C untuk cytosine, T untuk thymine, dan G untuk guanine.Adenine hanya bisa berpasangan dengan thymine, guanine hanya bisa berpasangan dengan cytosine. Ini berarti bahwa jika ada satu rantai DNA yang memiliki kode AACTAGGTC, maka pasangannya pasti TTGATCCAG. Kedua rantai itu akan berpasangan dan membentuk struktur berpilin yang kita kenal sebagai Double-Helix.

Enzim dalam sel hidup membaca data-data genetik yang tersimpan dalam DNA (dalam bentuk kode A, C, T, G tadi) menggunakan cara yang sangat mirip dengan cara komputer membaca data biner. Analogi antara keduanya inilah yang dimanfaatkan dalam komputer DNA.

Sebenarnya ini juga bukan hal baru sih, karna Pada tahun 2001, seorang ilmuwan dari Weizmann Institute of Science ,yang bernama Ehud Shapiro ,mendapatkan paten atas prototype komputer DNA pertama yang dibuatnya. Komputer DNA buatan Shapiro ini hanya terdiri atas satu tetes air saja. Komputer terkecil di dunia ini menggunakan molekul-molekul DNA dan enzim-enzimnya dalam satu tetes air tersebut sebagai sarana input (masukan data), output (keluaran data), software (perangkat lunak), dan hardware (perangkat keras).

Dan Pada Februari 2003, penemuan ini akhirnya tercatat dalam Guinness World Records sebagai “The Smallest Biological Computing Device” atau Komputer Biologis Terkecil di Dunia.
Hebatnya lagi,Oleh karna perbedaan jumlah Basis antara komputer konvensional (dengan 2 basis yaitu code biner 1 Dan 0 ) sedangkan komputer biologis menggunkan 4 basis yaitu kode DNA( A C T dan G) , komputer Biologis yang berukuran micro ini memiliki kecepatan 100.000 kali lebih cepat daripada komputer konvensional tercanggih yang ada saat ini !

Dengan ini,kita mungkin telah memiliki sedikit gambaran tentang masa depan Peradaban manusia,Dimana Di masa depan Manusia tidak lagi membutuhkan segala macam jenis gatget elektronik seperti kita sekarang,itu semua bakal jadi barang kuno meninggalan sejarah!!,manusia akan menggunkan Tubuh mereka sendiri sebagai komputer yang supercanggih luar biasa. semua akan diakses Dari Tubuh biologis, mulai dari menyimpan data sampai menanamkan software,kemudian mensimulasikan sampai Memproyeksikanya dan semua dilakukan dari dan oleh “Human body”..,

Apakah ini pertanda sebuah evolusi baru manusia??the bio-electronical human?