Image

Kebanyakan masyarakat saat ini terlalu terbuka untuk membiarkan orang lain atau media mainstream mensugesti suatu pemikiran ke dalam otak mereka, Tidak peduli apakah itu benar atau salah kemudian mulai menilai dan menjustifikasi orang atau kelompok lain dengan informasi itu. jika orang menerima tanpa pertanyaan apa yang otoritas dan media memberitakan atau memberitahukan kepada mereka, apakah itu termasuk kebebasan atau malah Jenis penucucian otak baru? Ingat bahwa Menerima informasi tentang sesuatu yang terjadi di dunia atau seseorang yang Anda kenal tanpa berpikir kristis atau meneliti lebih dalam tentang hal itu melalui sumber sumber yang lebih bisa dipercaya,atau kita Dapat dikatakan sama saja dengan telah merelakan diri atau telah secara sukarela menyerahkan hak untuk berfikir. Jika pikiran Anda dikendalikan atau mudah dipengaruhi, maka mereka telah berlaku mengendalikan pikiran Anda. Dan jika Anda dikendalikan, Anda tidaklah dapat disebut bebas.

Alasan saya mempermasalahkan hal ini, adalah karena berita yang beredar web di seluruh dunia. pembentukan Citra positif terhadap bangsanya adalah perwujudan dari apa yang saya bicarakan disini. Seseorang yang mempertanyakan dan meneliti informasi yang sampai kepada mereka oleh media mainstream mengenai konflik di Suriah,misalnya,mempengaruhi pikiran orang orang untuk melihat kebenaran di balik kebenaran yang diputar balikan daripada fakta yang sebenarnya.

Seperti Anda mungkin akan menyadari, Suriah adalah di tengah-tengah perang sipi. Presiden mereka mengklaim dia memerangi teroris dan intervensi asing. Dunia barat, terutama Amerika Serikat,mengatakan bahwa pemerintah Suriah telah melakukan Tidakan yang Amoral, membunuh rakyatnya sendiri karena mereka berada di tengah-tengah pemberontakan melawan rezim.

Sementara saya merasa itu bukan tempat saya untuk mengomentari situasi yang terjadi. cuma hanya merasa curiga saja terhadap apa yang pemerintah AS memberitahukan pada dunia karena mereka telah tercap sebagai pembohong. Ambil contoh, di Irak,pemaparan dari tindakan dan perbuatan mereka yang hanya Terbongkar ketika dibocorkan oleh wikileaks (membunuh warga sipil tak berdosa dan paparan dari agenda mereka) tapi tidak oleh media.meinstream di dunia, ada apa? apakah mereka tidak mengetahui atau sengaja menutup nutupinya?

diperkuat lagi oleh seorang jerry D. Gray yang telah melakukan riset mendalam tentang media ,menemukan banyak fakta mengenai media televisi korporat (terutama di Amerika Serikat). Peristiwa-peristiwa dunia yang kerap kita saksikan lewat berita televisi telah dipelintir, dimanipulasi dengan kebohongan, bahkan tipuan. Media korporat Amerika telah mengalami pergeseran dari sarana yang melaporkan berita aktual menjadi mesin propaganda yang setia mendukung presiden dan pemerintah AS, terlepas kebijakan presiden tersebut keliru maupun benar.

melalui bukunya tersebut ia juga  memaparkan kebobrokan media Amerika yang berprestasi menyelamatkan George W. Bush sehingga lepas dari pelanggaran serius atas undang-undang dan hukum internasional. Tidak pernah ada satu pun investigasi serius yang dilakukan untuk menangani perilaku Bush yang tak kenal hukum walaupun sudah banyak bukti yang memberatkannya.

Sebelum invasi ke Irak, pemerintahan Bush mengklaim bahwa Muhammad Atta (terdakwa pimpinan serangan 11 September) bertemu dengan pejabat intelijen Irak di Praha. Pertemuan itu diduga sebagai bukti adanya kaitan antara Saddam dengan Al-Qaeda. Walaupun presiden Ceko menyatakan bahwa klaim tersebut tidak benar, pejabat pemerintahan Bush tetap bersikeras menjadikan pertemuan tersebut sebagai alasan untuk melancarkan perang. Maka terjadilah perang itu.

Dua tahun kemudian, lebih dari 1.700 pasukan sekutu gugur, puluhan ribu luka-luka. Sementara itu, di pihak Irak terjadi kematian hampir 100 jiwa tiap minggunya. Meski tak ada data resmi, diperkirakan puluhan ribu jiwa telah menjadi korban dan media berita tetap bungkam.Selain tidak memberikan laporan akurat mengenai jumlah korban, media Amerika juga tidak pernah menginformasikan tentang kerusakan alam, properti serta penderitaan rakyat Irak. Mereka hanya mempublikasikan “kejayaan” serdadu Amerika sambil membiarkan nasib penduduk sipil yang terbunuh hampir setiap harinya. Kebanyakan warga Amerika hidup dalam ilusi bahwa perang tidak banyak menimbulkan pertumpahan darah dan kerusakan. Perang di mata media AS adalah perjuangan menegakkan demokrasi. Mereka agak sulit menyadari bahwa senjata penghancur, bom, rudal, dan tomahawk mereka telah merenggut jutaan nyawa manusia. Kondisi yang bahkan sangat jauh dari prinsip HAM dan demokrasi–yang konon dijunjung tinggi negara Amerika .

Media telah benar benar ber dusta. Apa artinya itu? Ini berarti media yang memiliki konstruksi sendiri realitas agar orang percaya. Faktanya adalah semua hal yang kita telah melihat di media tidaklah kebenaran sejati. John Baudrillard, salah satu Theorist Media menjelaskan bahwa Realitas Media selalu berupa Hyper Reality(Realitas yang Hiperbola atau lebih bombastis daripada kebenaran denga tujuan apakah untuk menarik pembaca ataukah demi kepentingan kepentingan lainya) yang dibagi menjadi 5 kategori:

1. Kebenaran realitas: Realitas yang murni. Sama seperti kenyataan.

2. Realitas sebagai representasi realitas: Fakta yang telah mengalami representasisasi ke media lain, misalnya kisah nyata yang telah difilmkan atau ditulis ke dalam sebuah novel, dll

3. Simulacra atau simulacrum: Realitas yang telah bentuk menjadi simulasi, misalnya simulasi ruang luar angkasa untuk astronot berlatih.

4. realitas palsu : Realitas yang bukan realitas. Misalnya apel palsu yang terbuat dari plastik. Sepertinya apel nyata, tapi tidak.

5. Hyper Realitas: Realitas yang Hiperbola. Sering digunakan oleh media untuk menarik penonton atau pembaca

Dari penjelasan ini, kita tahu bahwa banyak realitas yang menunjukkan dalam media masih membuat orang bingung apakah itu nyata atau tidak. Beberapa orang percaya itu nyata, tetapi sebagian lain tidak. Banyak pertanyaan memenuhi pikiran orang tentang realitas di media.

sebagai penutup,seperti yang sudah saya katakan sebelumnya. Hal ini penting tidak hanya untuk berpikir logis, tetapi juga sama pentingnya untuk berpikir dengan hati Anda. Insting pertama Anda biasanya jalan yang benar. Tetapi untuk memahami intuisi Anda dan mendengarnya, Anda harus yakin bahwa Anda telah membuka diri (tubuh dan pikiran) untuk hal-hal di luar kotak. Jadilah menerima pandang yang berbeda, tetapi juga akan menyadari bahwa Anda dapat berpikir sendiri. Itu adalah hak lahir sangat istimewa dan universal. Tidak ada yang bisa memberikan atau mengambilnya dari Anda. Ini adalah hukum alam semesta ini. Jadi Anda memiliki hak sejak lahir, dan akan memilikinya selamanya. Jadi jangan membuangnya. Ambil kembali dan menyimpannya.Anda memiliki semangat bebas, jadi bebas dan menggunakannya dengan baik! ^_-