oleh : Mueeza of’vivosterra

image

Pada awal abad kelima SM Filsuf Yunani Xenophanes menganggap bahwa persepsi kita adalah ilusi. Tapi paling awal dan pertama berbicara tentang masalah itu adalah filsuf Yunani, Plato (427-347 SM), seorang murid Socrates, yang terkenal alegorinya “allegory of the cave” di buku ketujuh Politeia masih dianggap sebagai teks filosofis kunci untuk mempertanyakan realitas.

The ‘Alegori Of The Cave'(bahasa indonesia : alegori gua) bicara mengenai persepsi dan realitas manusia. Plato menyatakan bahwa pengalaman yang diperoleh melalui indra tidak lebih dari ide ide belaka,sehingga dalam rangka untuk memiliki pengetahuan yang sesungguhnya, kita harus mendapatkannya melalui penalaran filosofis.point point dari isi text “alegory of the cave” dijabarkan sebagai berikut ini:

CAVE (GUA)

*Bayangkan sebuah gua, di mana ada tiga orang tahanan. Para tahanan terikat pada batu, lengan dan kaki mereka terikat dan kepala mereka juga sehingga mereka tidak dapat melihat apa pun kecuali dinding di depan mereka.
*Para tahanan telah di sini sejak lahir dan tidak pernah melihat ke luar gua.
*Di belakang tahanan ada api unggun besar, dan di luar gua ada jalan setapak kecil.
*Orang di luar gua biasa berjalan di sepanjang jalan sambil membawa barang di kepala mereka termasuk, hewan, tumbuhan, kayu dan batu.dsb

THE SHADOW (BAYANGAN)

*Jadi, bayangkan bahwa Anda adalah salah satu tahanan. Anda tidak dapat melihat apa-apa di belakang atau ke sisi lain  – Anda harus melihat pada dinding di depan Anda.
*Ketika orang berjalan sepanjang jalan, Anda dapat melihat bayangan dari orang orang yang membawa benda- benda di kepala mereka dari dinding.
*Jika Anda belum pernah melihat benda-benda nyata sebelumnya, Anda akan percaya bahwa bayangan orang orang atau benda tersebut adalab ‘nyata’.

GAME (PERMAINAN)

*Plato menunjukkan bahwa para tahanan akan memulai ‘permainan’ menebak  bayangan mana yang akan muncul berikutnya.
*Jika salah satu dari tahanan dengan benar menebak, yang lain akan memuji dia sebagai orang pandai dan mengatakan bahwa ia adalah master ilmu alam.

ESCAPE (MELARIKAN DIRI)

*Salah satu tahanan kemudian lolos dan meninggalkan gua.
Dia terkejut ketika menemukan apa yang sebenarnya di luar gua dan tidak percaya itulah kenyataan yang sesungguhnya.
*Saat ia menjadi terbiasa dengan lingkungan barunya, ia menyadari bahwa padangannya tentang realitas sebelaumnya salah
*Dia mulai memahami dunia barunya, dan melihat bahwa matahari adalah sumber kehidupan dan pergi pada perjalanan intelektual di mana ia menemukan keindahan dan makna hakiki.
*Dia menengok kembali ke kehidupannya yang sebelumnya, yang ia pikir permainan menebak yang bisa ia mainkan dahulu tidak berguna.

RETURN(KEMBALI)

*Napi kembali ke gua, untuk menginformasikan tahanan lain dari penemuannya.
*Mereka tidak percaya dan mengancam akan membunuhnya jika ia mencoba untuk membebaskan mereka.

Analisis : Jadi apa yang dimaksud plato dengan alegori ini?

Sebenarnya plato ingin menyingung tentang bagaimana kita memandang tentang dunia ini,pandangan kita akan realitas yang tak lepas dari paradigma yang membentuk pikiran sendiri. Kehidupan dan pengalaman sensorik kita yang kita melihat dalam keseharian tidak selalu memberi kita jawaban yang sebenarnya  tentang realitas ,di luar persepsi kita.

CAVE (GUA)

*Gua Dalam teori Plato, gua mewakili orang-orang yang percaya bahwa pengetahuan yang berasal dari apa yang kita lihat dan dengar di dunia – bukti empiris. Gua menunjukkan bahwa orang percaya pengetahuan empiris terjebak dalam pehamanan ‘gua’ .

THE SHADOW (bayangan)

-Bayangan mewakili persepsi dari mereka yang percaya bukti empiris memastikan kebenaran. Jika Anda yakin bahwa apa yang Anda lihat pasti adalah kebenaran, maka menurut plato,Anda pada dasarnya hanya melihat bayangan kebenaran.

GAME (permainan)

-“game” mewakili bagaimana orang percaya bahwa seseoramg bisa menjadi ‘master’ ketika mereka memiliki pengetahuan tentang dunia empiris. Plato menunjukkan bahwa mareka(ahli empiris) tidak benar-benar mengetahui kebenaran apapun, dan menunjukkan bahwa itu adalah kekonyolan untuk mengagumi seseorang seperti ini.

ESCAPE (MELARIKAN DIRI)

-Para tahanan yang lolos mewakili Filsuf, yang mencari pengetahuan di luar gua atau maksudnya di luar indra manusia.
-Matahari merupakan kebenaran filosofis dan pengetahuan,Perjalanan intelektualnya merupakan perjalanan filsuf ketika menemukan kebenaran dan kebijaksanaan.

RETURN (KEMBALI)

-Orang orang bijak, yaitu orang orang yang telah mencapai pengetahuan tentang realitas yang hakiki kembali ke mereka yang masih tercepak pada prasangka empistik.
– Reaksi tahanan yang Berulang menyatakan bahwa mereka akan membunuh jika Melepaskan mereka dari ikatan, mengambarkan bahwa mereka takut untuk mengetahui kebenaran dan tidak percaya pada Realitas yang sesungguhnya.

Perlu diketahui juga bahwa sebelum mempresentasikan alegorinya ini , dalam Bukunya “republik” ,Plato telah memperkenalkan istilah ‘forma’ atau ‘Kenyataan tertinggi’ yang sifatnya transiden sehingga hanya bisa dicapai dengan melepaskan diri dari persepsi indrawi

Untuk permasalahan “apa itu realitas” sendiri saya telah menuliskannya di sini
_