Dalam pandangan agama –terutama islam – Tuhan  diyakini sebagai Dzat yang maha kuasa,maha pencipta alam semesta,dsb. Dzat sendiri sebenarnya sama artinya dengan zat,yaitu wujud atau perwujudan.Lebih lagi jika Tuhan dikatakan sangat dekat dengan manusia,ada dimana mana dan bahkan pada diri manusia itu sendiri. Sebenarnya dalam islam sendiri dilarang memikirkan tentang dzat Tuhan namun dalam pemahaman bahwa yang dilarang itu membayangkan bentuk daripada dzat Tuhan. Sedangkan mengenal sifat sifatnya adalah suatu keharusan bagi setap orang orang yang berfikir teologis.ini adalah iman yang beralasan dan dewasa, Berbicara dzat atau zat Tuhan,sebagaimana zat dalam pemahaman ilmu pengetahuan,apakah ini berarti bahwa perwujudan dari Tuhan adalah sosok materi?jika iya,maka itu berarti pemahaman tentang Tuhan yang kaku dan dangkal harus segera diubah.

Continue reading

Advertisements