Melissus dari samos,dicatat lahir sekitar 470 SM di samos. Tahun kematiannya tidak diketahui.dia adalah seorang filsuf Yunani.setelah permanides dan zeno,dia umumnya dianggap sebagai anggota penting ketiga dan terakhir dari sekolah eleatic.Tidak banyak yang diketahui tentang hidupnya. hal ini diyakini bahwa Melissus adalah seorang mahasiswa dari kedua permanides dan Heraclitus. selain karya filosofis ia juga mendapat reputasi sebagai komandan angkatan laut dari armada semian yang mengalahkan athena sekitar 441/440 SM.

TEORI TENTANG ‘YANG ADA'(BEING)

Sebagai mahasiswa permanides,melisus banyak terinspirasi namun tidak semua,di satu sisi,melissus setuju dengan argumen utama permanides,Misalnya indestructibility ,immobility , indivisibility ,oness, completeness and perfaction of Being.di sisi lain,ia mengadopsi sudut pandang yang berbeda pada permedian timelessness (keabadian permedian) dan finitude of being(ketakterbatasan “yang ada”).

Continue reading