Tag Archive: Tuhan


Membawa istilah “Tuhan” ke dunia ilmu pengetahuan bisa dikatakan “menyimpang” dari Tugas ilmu pengetahuan itu sendiri. Namun,Apa yang terjadi ketika akhirnya para pengamat dari alam ini dan berdasarkan fakta fakta observasi yang mereka lakukan, bisa berdamai dengan spiritualitas berbasis iman terhadap dunia metafisik dan supranatural? Selama berabad-abad, pendapat ilmuwan memiliki beragam-ragam rekonsiliasi dengan penolakan penolakan dari satu atau yang lain.Dan hari ini,telah banyak ilmuwan mulai mengakui adanya kemungkinan kekuatan mahakuasa Yang mengatur alam semesta.
Continue reading

Advertisements

Dalam bukunya yang berjudul the “A brief history of Time” Stephen hawking menuliskan beberapa pernyataan yang berhubungan dengan sikap skeptisnya terhadap Tuhan dalam penciptaan, “Because there is a law such as gravity(karena ada hukum seperti garvitasi), the Universe can and will create itself from nothing. (alam semesta bisa menciptakan dirinya sendir dari ketiadaan) Spontaneous creation is the reason there is something rather than nothing(Spontanitas penciptaan adalah alasan adanya sesuatu daripada tida ada) why the Universe exists, why we exist(mengapa alam semsta ada,mengap kita ada”

Disini saya melihat beberapa kerancuan/problem dari pernyataan stephen hawking tersebut.saya katakan itu adalah kesalahan logika ontologis! Mengapa?

Uraian akan dijabarkan Point to point.

Pertama,
Perhatikan kalimat “karena ADA hukum seperti gravitasi,(sebab) alam semesta bisa menciptakan dirinya sendiri dari ketiadaan “(akibat)

Continue reading

Materi Tuhan

Dalam pandangan agama –terutama islam – Tuhan  diyakini sebagai Dzat yang maha kuasa,maha pencipta alam semesta,dsb. Dzat sendiri sebenarnya sama artinya dengan zat,yaitu wujud atau perwujudan.Lebih lagi jika Tuhan dikatakan sangat dekat dengan manusia,ada dimana mana dan bahkan pada diri manusia itu sendiri. Sebenarnya dalam islam sendiri dilarang memikirkan tentang dzat Tuhan namun dalam pemahaman bahwa yang dilarang itu membayangkan bentuk daripada dzat Tuhan. Sedangkan mengenal sifat sifatnya adalah suatu keharusan bagi setap orang orang yang berfikir teologis.ini adalah iman yang beralasan dan dewasa, Berbicara dzat atau zat Tuhan,sebagaimana zat dalam pemahaman ilmu pengetahuan,apakah ini berarti bahwa perwujudan dari Tuhan adalah sosok materi?jika iya,maka itu berarti pemahaman tentang Tuhan yang kaku dan dangkal harus segera diubah.

Continue reading